Komisi Pemilihan Umum Kab. Banyuwangi

  • PARPOL PESERTA PEMILU TAHUN 2019
    PARPOL PESERTA PEMILU TAHUN 2019
  • Peta Dapil & Alokasi Kursi DPRD Kab. Banyuwangi Pemilu Tahun 2019
    Peta Dapil & Alokasi Kursi DPRD Kab. Banyuwangi Pemilu Tahun 2019
  • Infografis Pemillu Tahun 2019 di Kabupaten Banyuwangi
    Infografis Pemillu Tahun 2019 di Kabupaten Banyuwangi

Ibu Dwi Anggraini Mengusung Tema Tata Cara Pindah Pilih Untuk Talk Show di Mandala FM

Print PDF

 

Banyuwangi, (12/2) di Radio Mandala FM Banyuwangi Ibu Dwi Anggraini mengadakan live talk show yang bertajuk “Tata Cara Pindah Pilih”. Dengan dipandu oleh Bapak Edwin, talk show yang berdurasi selama 1 (satu) jam ini bertujuan untuk mensosialisasikan Layanan Pindah Memilih yang dilaporkan selambat-lambatnya pada tanggal 17 Februari 2019 di KPU Kabupaten Banyuwangi/Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)/Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Layanan pindah pilih adalah dimana masyarakat/seseorang tidak bisa memilih di kota/wilayahnya sendiri dikarenakan beberapa kondisi. Misalnya, kuliah, kerja, dan seseorang yang sedang menjalani masa tahanan. Ketiga macam pemilih tersebut nantinya akan dimasukkan ke Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTB). Masyarakat yang sudah terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) bisa datang di kantor KPU Banyuwangi, di PPK/PPS setempat dengan menunjukkan KTP elektronik/Surat Keterangan Pencatatan Sipil (Suket) dan NIK Kartu Keluarga  selambat-lambatnya pada tanggal 17 Februari 2019. Karena hal ini terkait dengan tambahan persediaan surat suara yang hanya 2 %. Ibu Dwi mengatakan, Pelaporan sampai dengan tanggal 17 Februari tersebut guna mengantisipasi membludaknya masyarakat yang akan pindah pilih sebelum hari H pelaksanaan pemilu. Adapun layanan pindah pilih dilayani oleh KPU Kabupaten Banyuwangi/PPK/PPS sampai dengan H-3 (tiga) sebelum pemilu dilaksanakan. Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat bisa melindungi hak pilih.

Penanggung jawab divisi data & informasi, Ibu Dwi Anggraini menyatakan, masyarakat yang sedang mengalami bencana alam bisa ikut layanan pindah pemilih. Masyarakat tersebut nantinya akan didata untuk pindah memilih di kecamatan. Asalkan pelaporan dilaksanakan sebelum H-3 (tiga) pelaksanaan pemilu, “pasti dilayani”, ujar beliau.

Beliau juga menyatakan, masyarakat yang secara mendadak keluar kota. Akan kehilangan hak untuk mencoblos. Oleh karena itu, jika ingin ikut layanan pindah pemilih harus direncakanan sebelumya. Selain itu, masyarakat yang pindah ke provinsi lain, maka hanya bisa Presiden dan Wakil Presiden. Jika pindah ke luar negeri, maka hanya bisa memilih Presiden dan Wakil Presiden.

Adapun DPTB yang sudah masuk di KPU Kabupaten Banyuwangi, akan direkap oleh PPS. Kemudian direkap oleh KPU RI, untuk kemudian dikembalikan lagi kepada PPS.

Bu Dwi Anggraini menambahkan, Daftar Pemilih Khusus (DPK) adalah pemilih pemula yang belum memiliki KTP elektronik dan pada saat mencoblos sudah berumur 17 (tujuh belas) tahun, serta masyarakat yang mempunyai KTP elektronik baru dan belum terdaftar di DPT.

Pada akhir talk show, Ibu Dwi menghimbau, seluruh warga negara diberi kesempatan untuk mengeluarkan aspirasinya dan menentukan pemimpin yang terbaik menurut versi masing-masing pada Pemilu Tahun 2019. Karena satu suara dapat memberikan satu perubahan. Jadi jangan sampai golput. (Novita.K.W Staff KPU Kabupaten Banyuwangi)

Jejak Pendapat

Menurut anda, bagaimanakah cara pemilihan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah (Gubernur/Bupati/Walikota) yang baik/tepat?




Results

Kontak Support

Bag. Teknis:
Bag. Hukum:
Bag. Program:
Bag. Umum:
You are here: Berita Ibu Dwi Anggraini Mengusung Tema Tata Cara Pindah Pilih Untuk Talk Show di Mandala FM