Account
Please wait, authorizing ...
×

Manado, (13/9) Ketua KPU RI Bapak Arif Budiman, menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak atas sukses pemilu 2019, terutama Pemerintah, DPR RI, TNI/POLRI hingga pemilu berjalan dengan damai dan aman. Sukses ini menjadi modal pemilu berikutnya termasuk penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2020. “Sukses pemilu 2019 juga terbangun dari pola komunikasi yang baik antara jajaran Bawaslu dan KPU dari pusat hingga daerah. Apresiasi yang tinggi atas kinerja KPU yang luar biasa,” ungkap Afifudin. (Anggota Bawaslu).

Dalam kesempatan tersebut Bapak Arief Budiman juga menyatakan, secara geografis Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat luas, pemilu digelar serentak antara pemilu Presiden dan Wakil Presiden dan pemilu DPR, DPD dan DPRD dengan lima surat suara hanya dalam waktu satu hari dengan jumlah TPS lebih dari delapan ratus ribu.

Lebih lanjut, Ketua KPU RI ini menjelaskan sukses pemilu 2019 juga dapat dilihat dengan tingkat partisipasi masyarakat yang mencapai angka 82% melebihi target yang ditetapkan sebesar 77,5%. Selain itu, jumlah sengketa baik proses dan hasil yang relatif kecil termasuk proses pemungutan dan penghitungan suara melalui informasi Sistem Informasi Penghitungan (SITUNG) yang sangat transparan dan bisa diakses semua orang.

“Yang membuat kagum Negara lain, peserta pemilu tidak hanya menerima hasil akhir namun dapat melihat semua proses termasuk dokumen penghitungan mulai dari tingkat TPS hingga rekapitulasi berjenjang hingga tingkat nasional,” tambah mantan anggota KPU Jawa Timur ini. Arief Budiman membandingkan kerumitan ini jauh berbeda dengan Negara-Negara lain. Dirinya mencontohkan Negara India salah satu Negara dengan penduduk terbesar di dunia menggelar pemilu bertahap dengan memakan waktu hingga satu minggu lebih.